Astaghfirullah, ini 8 Tipe Manusia yang Dibenci Allah. Semoga k4mu Bukan 5alah Satunya, WAJIB BACA


Jangan samp4i k4mu termasuk 5alah satunya


Ibadahnya rajin dan selalu taat kepada Allah, Tapi beberapa hal ini ada pad4 dirimu hingga k4mu dibenci oleh Allah.

Lantas apa yang membuat orang dibenci oleh Allah. Dan tipe manusia seperti apakah?

Untuk k4mu yang belum tahu, ini 10 jenis manusia yang dibenci oleh Allah sebagaimana dikutip candradewojati.com

1. Orang yang Tergolong Miskin Namun Arogan

bila diibaratkan sebagai suatu perusahaan, orang miskin yang Arogan itu ad4lah perusahaan yang bangkrut. Apalagi yang bis4 dibanggakan padanya, sudah miskin Arogan pula.

Baca Juga : Naudzubillah, Pernikahan Seperti ini Ternyata Dilaknat dan Sangat Dibenci Allah

Arogan di sini bukan hanya perkara perilaku, ucapannya yang ‘besar’, namun juga termasuk malas beribadah pad4 Allah, atau tid4k berupaya memperbagus amalan dan lebih tekun beribadah.

Arogan seperti ini tid4k disukai Allah, hal ini tertuang pad4 ayat berikut:

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

“Dan janganlah k4mu memalingkan mukamu dari manusia (di karenakan Arogan) dan janganlah k4mu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tid4k menyukai orang-orang yang Arogan lagi membanggakan diri” (QS. Luqman : 18).


2. Orang Kaya Tapi Pelit

Seharusnya orang yang diberi kelebihan rezeki, maka ia lebih banyak berb4gi pad4 orang lain. Namun bila ia bersikap kikir, maka hal tersebut termasuk yang dibenci Allah. Apalagi sangat takut hartanya akan berkurang bila wajib bersedekah atau berb4gi pad4 yang membutuhkan.

Rasulullah mengancam orang yang semacam ini bukan bagian dari orang-orang yang beriman.

“Barang siapa yang tid4k peduli dengan urusan kaum muslimin maka dia bukan bagian dari mereka.” (HR. Hakim).

3. Para Ulama yang Komersial

Sebenarnya fenomena sekarang sudah terlihat ditelivisi-telivisi. Banyak para ulama yang mempunyai jam terbang yang sangat tinggi hingga sukar ditemui umat, di karenakan jadwal di telivisi atau tempat-tempat strategis begitu padat.

Meskipun diperbolehkan untuk dakwah dengan mengutip biaya untuk sekedar biaya operasional, akomodasi dan profesionalitas, namun bukan berlebih-lebihan dan bahkan sarana untuk memperkaya diri sendiri.

Baca Juga : Ternyata Kalimat Satu ini Sangat Dibenci Allah SWT, Padahal sangat sering Diucapkan Manusia.

di karenakan hal tersebut dikhawatirkan menjadi wahn yakni pencinta Duni4. Padahal ulama diharapkan menjadi garda terdepan dalam memberi teladan akhlak bagus untuk umat.

“Celakalah untuk ummatku dari ulama buruk yang menjadikan agama ini sebagai komoditas, yang mereka jual pad4 para penguasa mereka di zamannya demi meraup keuntungan untuk diri mereka sendiri. Allah pasti tid4k akan menjadikan bisnis mereka memperoleh keuntungan.” (HR. Hakim).

4. Wanita yang Minim Rasa Malu

Terlihat pad4 zaman sekarang ini, rasa malu wanita sudah mulai luntur. Meski ada hal yang menggembirakan di karenakan semakin banyak yang memakai baju muslim, hanya aja banyak pula yang tid4k penuhi kaidah-kaidah dalam berpakaian.

Bukan hal dalam berpakaian, car4 berjalan, bertutur Perkataan dan berperilaku, wanita sekarang sudah mulai menepiskan rasa malunya. Hingga fitnah dan maksiat semakin bertambah.

5. Orangtua yang Malas Beribadah, Suka Duni4

Semakin tua, sebenarnya Allah sudah beri peringatan untuk semakin mendekatkan diri padaNya. Rambut memutih, tid4k bugar lagi, dihinggapi berbagai macam penyakit dan banyak hal lainnya, sebenarnya pertanda semakin dekat dengan kematian.

Baca Juga : Jangan samp4i 5alah Kira, Ternyata 2 Suara Biasa Ini Malah Dibenci Rasul!

Namun yang terjadi masih banyak orangtua yang menghamba pad4 keduniawian dan malas untuk beribadah.

6. Pemuda yang tid4k Berkarya

Sangat disayangkan bila menjumpai pemuda hanya berkutat dengan kesenangan semata.

Seharian berkutat dengan gadgetnya, atau interaksi dengan Duni4 maya, tanpa Dinamis untuk belajar lebih giat, berkarya untuk lebih maju dan membanggakan atau bekerja lebih giat dan keras, inovatif dan kreatif.

bila hanya pandai menghabiskan waktu untuk keduniawian semata, foya-foya bahkan kemaksiatan. Hal ini sangat dibenci Allah.

7. Pemimpin Negara/Wilayah yang Keji

Pemimpin seharusnya mengayomi rakyat, adil dan jauh dari kejam. Ia selaiknya menyejahterakan rakyatnya dengan bagus, namun bila ia malah sebaliknya berbuat semena-mena maka nerakalah tempat pemimpin yang dzalim.

… وَمَأْوَاهُمُ النَّارُ ۚ وَبِئْسَ مَثْوَى الظَّالِمِينَ

“… dan tempat kembali mereka ialah neraka; dan itulah seburuk-buruk tempat tinggal orang-orang yang dzalim” (QS. Ali Imran : 151).


Baca Juga : 10 Perkara yang Sungguh Sangat Dibenci Oleh Allah, Semoga Kita tid4k Termasuk Didalamnya

8. Ahli Ibadah yang Riya’

Hal seperti ini amat sangat wajib dihindari oleh para ahli ibadah. di karenakan aperbuatan riya mereka memang tid4k disadari sepenuhnya, seperti meremehkan orang lain yang ibadahnya tid4k benar, ataupun mengira bahwa ibadahnya diterima, sedang yang lain tid4k, maka ia menjadi pribadi yang Arogan.

sumbr : http://www.wajibbaca.com/2018/01/astaghfirullah-ini-8-tipe-manusia-yang.html

Sering Dilakukan, Padahal 10 Hal ini yang Membuat Shalat and4 tid4k Absah. Hati-Hati, WAJIB BACA


foto via islamidia.com


Penyebab shalat tid4k Absah……


Shalat tak pernah bolong dan selalu rajin. Tapi kok masih aja sering mel4kukan beberapa kesalahan ini yang membuat shalatmu batal dan tid4k Absah. Percuma aja.

Shalat memang suatu kewajiban yang wajib dikerjakan oleh umat islam. Dan wajib dikerjakan dengan ikhlas.

Sayangnya orang-orang yang mengerjakan shalat masih sering mel4kukan beberapa kesalahan ini yang membuat shalat tid4k Absah.

Buat k4mu yang belum tahu, ini 10 kesalahan yang menyebabkan shalat tid4k Absah sebagaimana dikutip candradewojati.com


1. and4 tid4k mengerjakan rukun-rukun Shalat, seperti tid4k mel4kukan: berdiri, rukuk, I’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud, duduk tasyahhud Akhir, membaca shalawat, salam pertama, thuma’ninah dan tertib.

Baca Juga : Tata car4 Shalat Dhuha yang Praktis dan Lengkap

2. Seseorang tid4k memenuhi syarat-syarata Absah shalat, seperti muslim, berakal, sudah masuk waktu shalat, suci dari hadas dan najis, menutup aurat, dan hadap kiblat.


3. Poin ini wajib diperhatikan, yakni menyentuh kemaluan, bagus kemaluan sendiri, oranglain, lawan jenis bahkan anak kecil dan menyentuh kulit lawan jenis.

Dalilnya ad4lah sabda Rasulullah SAW: “Siapa yang menyentuh kemaluannya maka wajib berwudhu’.” (HR. Ahmad dan At-Tirmizy).

Hal-hal yang Herbi dengan sentuhan lawan jenis wajib diperhatikan ad4lah berwudhu tid4k wajib dengan air. Atau k4mu telah menyentuh perempuan, setelah itu k4mu tid4k mendapat air, maka bertayamumlah k4mu dengan tanah yang bagus. (QS. An-Nisa : 43)

Namun ada catatan dari Mazhab Asy-Safi’iyah yakni menyentuh kulit lawan jenis yang bukan mahramnya bukan termasuk yang batalkan wudhu. Sebagian ulama menerjemahkan Perkataan menyentuh kemaluan ad4lah hubung4n jima’, hingga bila bersentuhan biasa tanpa disengaja tid4k batakan wudhu.

4. Niat yang Berubah

Menurut Imam Syafi’i orang yang sedang menjalankan shalat setelah itu niatnya berubah maka shalatnya tid4k Absah.

Baca Juga : 15 Manfaat Shalat Tahajud dan Hadist-hadist Shahihnya

5. tid4k membaca Al Fatihah. bila hal ini dilakukan tid4k maka shalatnya tid4k Absah.

Hal ini dikarenakan Al Fatihah merupakan bagiana dari rukun shalat. Sengaja atau terlupa, tetap shalatnya tid4k Absah.


Dari Ubadah bin Shamit ra berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ”tid4k Absah shalat kecuali dengan membaca ummil-quran (surat Al-Fatihah)” (HR. Bukhari Muslim)

Namun dikecualikan bila sedang masbuk, dan tid4k sempat membaca Al Fatihah dan langsung rukuk sesuai dengan gerakan imam.

6. Tertawa Terbahak-bahak dan Bicara Diluar Ucapan Dalam Shalat

Dari Zaid bin Al-Arqam radhiyallahuanhu berkata,”Dahulu kami bercakap-cakap pad4 saat shalat. Seseorang ngobrol dengan temannya di dalam shalat. Yang lain berbicara dengan yang di sampingnya. Hingga turunlah firman Allah SWT  “Berdirilah untuk Allah dengan khusyu”. Maka kami diperintahkan untuk diam dan dilarang berbicara dalam shalat”. (HR. Jamaah kecuali Ibnu Majah).

Dari Jabir bin Abdillah bahwa Rasulullah SAW bersabda,”Tertawa itu membatalkan shalat tapi tid4k membatalkan wudhu” (HR.Ad-Daruquthuny).

7. Dinamis Terlalu Banyak Saat Shalat

Gerakan yang dimaksud tentu gerakan diluar gerakan shalat, seperti memukul, menggaruk, menggoyang-goyangkan tangan, tubuh dan banyak lainnya. Gerakan ini terlalu banyak dan tak ada maksud Eksklusif.

Baca Juga : 9 Syarat Absah Shalat yang Wajib Dipahami Semua Muslim Part 1

Mazhab Asy-Syafi’iyah adan Al Hanabilah menyatakan bila gerakan itu wajib memenuhi standart kebiasaan dalam masyarakat, bila semisal gerakan yang dilakukan itu oleh masyarakat dianggap sudah keluar dari konteks shalat, maka gerakan tersebut membatalkan shalat.

Namun bila gerakan itu masih dianggap oleh masyarakat ssetempat masih dalam urf dalam kategori shalat, maka shalatnya tid4k batal.

8. Makan Minum Dalam Shalat

As-Syafi’iyah mengatakan bila orang yang menelan makan minuman meski sedikit dan tid4k menginginkannya tetap membatalkan shalat. Gerakan mengunyah meski tak Ditenggak juga membatalkan shalat.

9. Mendahului Gerakan Imam Dalam Shalat

Makmum memang wajib patuh dengan gerakan imam. Akan akan tetapi bila tid4k sengaja mel4kukan hal tersebut, di karenakan Anemia kosentrasi atau kondisi lainnya maka tid4k membatalkan, dan ulama as-Syafi’iyah menyatakan batasan ketidak sengaja itu ad4lah 2 kali gerakan.

Baca Juga : Kalau Anak Umur 7 Tahun Masih Tak Mau Shalat, Jangan Anggap Remeh

10. Terpejam Saat Shalat

bila dilakukan sepanjang shalat hukumnya bis4 makruh, dan hal ini termasuk kebiasaan orang Yahudi, kita adianjurkan untuk tid4k meniru tata car4 mereka dalam beribadah.

Akan akan tetapi bila di karenakan sesuatu hal, misalnya sedang sakit, atau kondisinal Eksklusif misalnya silau atau tid4k kosentrasi dalam shalat maka tersebut diperkecualikan

”Makruh memejamkan mata k3tika shalat, di karenakan ini termasuk perbuatan orang yahudi.” (ar-Raudhul Murbi’, 1/95).

sumbr : http://www.wajibbaca.com/2018/01/sering-dilakukan-padahal-10-hal-ini.html

Tamparan untuk Kita Yang tid4k Besyukur, Cacat Fisik Tak Menghalangi Wanita Ini Untuk Sukses, WAJIB BACA


Gambar diolah dari astroawani.com

Masya Allah…

Allah Subhanahu wa Ta’ala sudah begitu banyak memb3rikan nikmat untuk para hamba-Nya. Akan akan tetapi, apakah k4mu sudah merenungkan semua nikmat pemberian dari Allah tersebut? 


bila kita berkaca, maka bis4 ditemukan begitu banyak nikmat yang Allah berikan untuk kita semua seperti nikmat kesehatan sehingga kita bis4 menggerakan tubuh untuk beraktivitas samp4i pad4 nikmat Iman dan Islam.

Berkacalah dari orang sekitar kita.

Terlahir dengan segala keterbatasannya, wanita bernama Nursamawati Mahmud tid4k pernah mengeluh apalagi Frustasi asa dalam meraih kesuksesan dan segala yang terbaik dalam hidupnya.

pad4 usia satu tahun, wanita berusia 30 tahun ini didiagnosa menderita kondisi langka yang menyebabkan kaki dan tangannya meringkuk dan tid4k bis4 tumbuh sempurna seperti tangan ataupun kaki orang lain pad4 umumnya.

Walau begitu, dilansir dari laman worldofbuzz.com selama ini ia tetap bis4 mengoperasikan komputer dan gadget hanya memakai lidah.

Tak hanya mengoperasikan perangkat-perangkat modern tersebut aja, Nursamawati juga telah sukses meraup untung dari sana.


Nursamawati /copyright astroawani.com

Wanita berhijab tersebut telah memanfaatkan komputer, gadget dan jaringan internet untuk berjualan online.

Produk yang ia jual merupakan produk m4kanan yang dibuat keluarganya.

“Aku memakai internet untuk mempromosikan kecap dan cuka buatan ibu. Sejauh ini, produk itu hanya dijual di sini dan inti Sena. Aku ingin produk buatan ibu bis4 dijual lebih luas dengan internet,” ungkap Nursamawati.

Semangat Nursamawati akhirnya tid4k sia-sia.


Nursamawati dan ibunya/copyright astroawani.com


Setelah kisahnya viral di Duni4 maya, produk yang ia jual meng4lami peningkatan dalam Hepotenusa penjualan.

s3buah perusahaan komunikasi terkemuka setempat bahkan telah memb3rikan akses internet gratis seumur H1dup kepadanya. Hazran Mohamed, juru bicara dari perusahaan komunikasi tersebut mengungkapkan bahwa mereka bangga terhadap semangat Nursamawati selama ini.


Dengan segala keterbatasannya, Nursamawati ad4lah sosok yang penuh semangat/copyright astroawani.com

Mengenai kemampuannya mengenai mengoperasikan komputer, Nursamawati mengungkapkan bahwa ia mulai belajar komputer sejak tahun 2010.

Sejak saat itu, ia juga mulai mengakses sosial media mulai dari Facebook, WhatsApp, Instagram, WeChat hingga membuat website sendiri.

Atas apa yang telah ia lakukan, ibunya Saudah Shaari (52) dan ayahnya Mahmud Hussin (60) mengaku sangat bangga dan bahagia.


Nursamawati /copyright astroawani.com


Mereka juga sangat bersyukur di karenakan telah mempunyai buah hati yang diselimuti kelebihan di samping segala kekurangan yang ada dalam dirinya.


Pentingnya mensyukuri nikmat Allah SWT

“Dan bila k4mu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya k4mu tak Bisa menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” [Qs. An Nahl: 18].

Selain itu ada pula dalil di dalam Al – Qur’an mengenai pentingnya mensyukuri nikmat Allah SWT, yaitu:

“Wahai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang bagus-bagus yang Kami berikan kepada kalian dan bersyukurlah kepada Allah bila benar-benar kepada-Nya kalian menyembah.” [QS Al Baqarah: 172]

Maka patutlah kita bersyukur atas karunia Allah SWT yang tiada batasnya.

sumbr : http://www.wajibbaca.com/2018/01/tamparan-untuk-kita-yang-tid4k-besyukur.html

Aurat tid4k Tertutup Sempurna, Bolehkah Membaca Al-Quran?, WAJIB BACA


Ilustrasi gambar via google.co.id
Aurat tertutup dengan sempurna merupakan adab k3tika membaca Al-Quran, namun demikian banyak yang lama-kelamaan menganggap adab tersebut sebagai kewajiban.

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum wr.wb. Ustat, bolehkah membaca Ayat suci Al-Quran dengan keadaan aurat terbuka seperti mengaji bagus laki-laki ataupun perempuan?

Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin menjawab, Untuk membaca Al-quran tid4k ada persyaratan untuk wanita untuk menutup kepalanya. di karenakan tid4k disyaratkan untuk menutup aurat k3tika membaca Alquran. Berbeda dengan shalat. Shalat seseorang bis4 tid4k Absah kecuali dengan menutup aurat.

Pertanyaan semisal juga pernah diajukan di Syabakah Al-Fatwa Asy-Syar’iyah. Syaikh Prof Dr Ahmad Hajji Al-Kurdi

Memberi jawaban,“bila tid4k ada dalil yang menunjukkan bahwa tindakan itu termasuk melecehkan atau tid4k menghormati Al-Quran, maka perbuatan semacam ini tid4k haram. Hanya aja tid4k sesuai dengan adab yang diajarkan k3tika membaca Al-Quran.” katanya.

Baca Juga: Membaca Al-Quran Di Handphone Tanpa Berwudhu, Bagaimana Hukumnya?

Beberapa adab penting yang wajib diperhatikan dalam membaca Al-Quran:

1. Hendaklah yang membaca Al-Quran berniat ikhlas, mengharapkan ridha Allah, bukan berniat ingin cari Duni4 atau cari pujian.

2. Disunnahkan membaca Al-Quran dalam keadaan mulut yang Higienis. Bau mulut tersebut bis4 dibersihkan dengan siwak atau bahan semisalnya.

3. Disunnahkan membaca Al-Quran dalam keadaan suci. Namun bila membacanya dalam keadaan berhadats dibolehkan berdasarkan kesepatakan para ulama.

4. Mengambil tempat yang Higienis untuk membaca Al-Quran. Oleh di karenakan itu, para ulama sangat anjurkan membaca Al-Quran di masjid. Di samping masjid ad4lah tempat yang Higienis dan dimuliakan, juga k3tika itu Bisa meraih fadhilah i’tikaf.

5. Menghadap kiblat k3tika membaca Al-Quran. Duduk k3tika itu dalam keadaan sakinah dan penuh ketenangan.

6. Memulai membaca Al-Quran dengan membaca taawudz. Bacaan ta’awudz menurut jumhur (mayoritas ulama) ad4lah “a’udzu billahi minasy syaithonir rajiim”. Membaca ta’awudz ini dihukumi sunnah, bukan wajib.

7. Membaca “bismillahir rahmanir rahim” di setiap awal surat selain surat Bara’ah (surat At-Taubah).

8. Hendaknya k3tika membaca Al-Quran dalam keadaan khusyu dan berusaha untuk mentadabbur (merenungkan) setiap ayat yang dibaca.

Adab membaca Al-Quran diringkas dari Elaborasi Imam Nawawi dalam At-Tibyan, hlm. 80-87. Semoga manfaat.

sumbr : http://www.wajibbaca.com/2018/01/bagaimana-bila-membaca-al-quran-aurat-tid4k-tertutup.html

Apakah Allah SWT tid4k Adil, bila Pria Dijanjikan Bidadari di Surga, Wanita Bisa apa?, WAJIB BACA


Wanita shalihah wajibbaca.com


Apa yang dijanjikan Allah untuk wanita…

bila Allah Ta’ala menyebutkan kenikmatan ahlul jannah untuk kaum laki-laki dengan memb3rikan iming-iming Hurul ‘Ain (bidadari yang bermata jeli) dan istri-istri yang cantik. banyak yang bertanya-tanya kenikmatan apakah yang akan di berikan Allah pad4 wanita di jannah nanti?

k3tika Allah Ta’ala menyebutkan segala Estetika dan kesenangan yang ada di jannah berupa m4kanan, pemandangan yang indah, tempat tinggal, ataupun pakaian, maka hal itu bukanlah monopoli laki-laki aja.

Allah maha adil kenikmatan jannah berlaku ummum, bagus laki-laki dan wanita selama mereka bertaqwa kepada Allah Ta’ala, sebagaimana firman-Nya ,

 “ Disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa.” (QS. Ali Imran: 133)

tid4k diragukan lagi bahwa ganjaran dihari kiamat itu untuk laki-laki ataupun perempuan.

Lalu apa dasarnya bila kenikmatan itu bukan hanya untuk kaum lelaki aja?

Pernyataan Allah Ta’ala dalam ayat-ayat berikut ini.

“Sesungguhnya Aku tid4k menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara k4mu, bagus laki-laki atau perempuan “.

(QS. Ali Imron: 195)

 “ Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, bagus laki-laki ataupun wanita sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tid4k dianiaya walau sedikitpun.” (QS. An Nisa: 124)

 “ Mereka dan isteri-isteri mereka berada dalam tempat yang teduh, bertekan di atas dipan-dipan.” (QS. Yasin: 56)

 “ Masuklah k4mu ke dalam surga, k4mu dan isteri-isteri k4mu digembirakan”. (QS. Az Zuhruf: 70)

“Di dalamnya k4mu memperoleh segala sesuatu yang k4mu inginkan dan k4mu pun memperoleh segala sesuatu yang k4mu cinta. Sebagai hidangan (bagimu) dari (Rabb) Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Fushshilat: 31–32)

“Di dalam jannah itu terdapat segala apa yang diinginkan oleh hati dan sedap (dipandang) mata, dan k4mu kekal di dalamnya.” (Qs. az-Zukhruf: 71)

Sudah maklum juga bahwa “zuwaj” (pasangan H1dup) merupakan hal yang diinginkan oleh hati dan ini bis4 didapatkan oleh ahli surga, bagus yang laki-laki ataupun wanita.

Baca juga: Bingung di karenakan Mertua Selalu 1kut Campur Dalam Rumahtangga Kita, Sikap Islami ini bis4 Jadi Solusi

Kaum wanita dipasangkan oleh Allah di dalam jannah dengan suaminya yang dahulu dalam hidupnya di Duni4. Allah Ta’ala berfirman:

“Wahai Rabb kami, dan masukkanlah mereka ke dalam surga ‘Adn yang telah Engkau janjikan kepada mereka dan orang-orang shalih di antara bapak-bapak mereka, dan istri-istri mereka. Engkaulah yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (Qs. Ghafir: 8)

Perlui diketahui, keadaan seorang wanita di Duni4 tid4k akan luput dari kemungkinan-kemungkinan berikut;

Gambar via viva.co.id

1. Dia meninggal sebelum menikah.

Allah Ta’ala akan menikahkan wanita ini di jannah dengan seorang laki-laki di Duni4. Sebagaimana yang disabdakan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Di jannah tid4k ada yang H1dup membujang.” (HR. Muslim no. 2834)

Syaikh Ibnu Utsaimin berkata, “Apabila seorang wanita belum menikah di Duni4, maka Allah Ta’ala akan menikahkannya dengan seseorang yang menyenangkan pandangannya. di karenakan kenikmatan di jannah tid4k hanya monopoli laki-laki, namun untuk laki-laki dan juga wanita. Sedangkan diantara bentuk nikmat ad4lah menikah. (Al Majmu’ Ats Tsamin 1/175)

2. Dia meninggal setelah dithalak (cerai) dan belum menikah lagi. Ataupun dia telah menikah, namun dirinya masuk jannah sedangkan suaminya tid4k

Untuk keadaan kedua wanita ini, Syaikh Ibnu Utsaimin berkata,

“Seorang wanita apabila menjadi penghuni jannah sedangkan ia belum menikah di Duni4, atau suaminya bukan termasuk ahli jannah, maka k3tika dia masuk jannah akan dinikahkan dengan laki-laki dari penghuni jannah yang belum pernah menikah.”  (Al Majmu’ Ats Tsamin 1/173)


3. Dia meninggal setelah menikah. Maka suaminya di Duni4 ad4lah suaminya di jannah.


4. Dia tid4k menikah lagi setelah suaminya meninggal. Artinya dia menjanda hingga akhir hayat. Maka suaminya di Duni4 itulah yang akan menjadi suaminya di jannah


5. Dia menikah lagi setelah suaminya meninggal. Maka suaminya di jannah ad4lah orang yang terakhir kali menjadi suaminya. Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“ Seorang wanita (di jannah) ad4lah istri untuk suaminya yang terakhir di Duni4.” (Silsilatul Ahadits As-Shahihah, Al-Bani. 1281 )

Sahabat Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu pernah berkata kepada istrinya,

“ bila k4mu ingin menjadi istriku di jannah, maka janganlah engkau menikah sepeninggalku, di karenakan sesungguhnya wanita di jannah ad4lah untuk suaminya yang terakhir di Duni4.” Karenanya pula Allah Ta’ala mengharamkan atas istri-istri Nabi untuk menikah sepeninggal Nabi, di karenakan mereka ad4lah istri-istri Nabi di jannah pula.

Itulah keadaan mereka di Duni4, sedangkan di jannah masing-masing akan mendapatkan bagian menurut keadaan mereka di Duni4. Wallahu A’lam bishawab

sumbr : http://www.wajibbaca.com/2018/01/apakah-allah-swt-tid4k-adil-bila-pria.html

Aurat tid4k Tertutup Sempurna, Bolehkah Membaca Al-Quran?, WAJIB BACA


Ilustrasi gambar via google.co.id
Aurat tertutup dengan sempurna merupakan adab k3tika membaca Al-Quran, namun demikian banyak yang lama-kelamaan menganggap adab tersebut sebagai kewajiban.

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum wr.wb. Ustat, bolehkah membaca Ayat suci Al-Quran dengan keadaan aurat terbuka seperti mengaji bagus laki-laki ataupun perempuan?

Jawaban:
Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin menjawab, Untuk membaca Al-quran tid4k ada persyaratan untuk wanita untuk menutup kepalanya. di karenakan tid4k disyaratkan untuk menutup aurat k3tika membaca Alquran. Berbeda dengan shalat. Shalat seseorang bis4 tid4k Absah kecuali dengan menutup aurat.

Pertanyaan semisal juga pernah diajukan di Syabakah Al-Fatwa Asy-Syar’iyah. Syaikh Prof Dr Ahmad Hajji Al-Kurdi

Memberi jawaban,“bila tid4k ada dalil yang menunjukkan bahwa tindakan itu termasuk melecehkan atau tid4k menghormati Al-Quran, maka perbuatan semacam ini tid4k haram. Hanya aja tid4k sesuai dengan adab yang diajarkan k3tika membaca Al-Quran.” katanya.

Baca Juga: Membaca Al-Quran Di Handphone Tanpa Berwudhu, Bagaimana Hukumnya?

Beberapa adab penting yang wajib diperhatikan dalam membaca Al-Quran:

1. Hendaklah yang membaca Al-Quran berniat ikhlas, mengharapkan ridha Allah, bukan berniat ingin cari Duni4 atau cari pujian.

2. Disunnahkan membaca Al-Quran dalam keadaan mulut yang Higienis. Bau mulut tersebut bis4 dibersihkan dengan siwak atau bahan semisalnya.

3. Disunnahkan membaca Al-Quran dalam keadaan suci. Namun bila membacanya dalam keadaan berhadats dibolehkan berdasarkan kesepatakan para ulama.

4. Mengambil tempat yang Higienis untuk membaca Al-Quran. Oleh di karenakan itu, para ulama sangat anjurkan membaca Al-Quran di masjid. Di samping masjid ad4lah tempat yang Higienis dan dimuliakan, juga k3tika itu Bisa meraih fadhilah i’tikaf.

5. Menghadap kiblat k3tika membaca Al-Quran. Duduk k3tika itu dalam keadaan sakinah dan penuh ketenangan.

6. Memulai membaca Al-Quran dengan membaca taawudz. Bacaan ta’awudz menurut jumhur (mayoritas ulama) ad4lah “a’udzu billahi minasy syaithonir rajiim”. Membaca ta’awudz ini dihukumi sunnah, bukan wajib.

7. Membaca “bismillahir rahmanir rahim” di setiap awal surat selain surat Bara’ah (surat At-Taubah).

8. Hendaknya k3tika membaca Al-Quran dalam keadaan khusyu dan berusaha untuk mentadabbur (merenungkan) setiap ayat yang dibaca.

Adab membaca Al-Quran diringkas dari Elaborasi Imam Nawawi dalam At-Tibyan, hlm. 80-87. Semoga manfaat.

sumbr : http://www.wajibbaca.com/2018/01/aurat-tid4k-tertutup-sempurna-bolehkah.html

Membaca Al-Quran Di Handphone Tanpa Berwudhu, Bagaimana Hukumnya?, WAJIB BACA


Ilustrasi gambar via google.co.id


Seiring dengan perkembangan teknologi kitab suci Al-Quran kini juga terdapat versi digital di dalam gadget, seperti ponsel dan tablet. Tak heran, beberapa orang terkadang kerap tampak khusyuk membaca Al-Quran hanya dari ponselnya. 

akan tetapi bagaimana kah hukumnya membaca Al-Quran tanpa berwudhu sebelumnya, dan juga membaca Al-Quran melalui aplikasi di handphone yang saat ini sudah banyak dimiliki di setiap gadget, apakah boleh membacanya masih dengan kondisi berhadats kecil?

Simak pembahasannya berikut:

bila telah mempunyai hafalan quran, orang yang berhadats kecil masih boleh membaca quran tanpa menyentuh mushaf. Hal ini seperti yang diriwayatkan dari Ali Radhiyallahu ‘Anhu:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْتِي الْخَلَاءَ فَيَقْضِي الْحَاجَةَ ثُمَّ يَخْرُجُ فَيَأْكُلُ مَعَنَا الْخُبْزَ وَاللَّحْمَ وَيَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَلَا يَحْجُبُهُ وَرُبَّمَا قَالَ لَا يَحْجُزُهُ عَنْ الْقُرْآنِ شَيْءٌ إِلَّا الْجَنَابَةُ

“Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam masuk ke kamar kecil lalu menyelesaikan hajatnya. setelah itu beliau keluar dan makan roti dan daging besama kami, beliau juga membaca Al-Qur’an. tid4k ada yang menghalanginya Shallallahu ‘Alaihi Wasallam –boleh jadi berkata: tid4k menghalanginya- dari membaca Al-Qur’an kecuali junub.” (HR. Ibnu Majah)

Sementara bila membaca quran sambil menyentuh mushaf, para ulama berbeda pendapat. Ada yang membolehkannya, ada juga yang mensyaratkan wajib terbebas dari hadats besar dan hadats kecil.

Yakni sesuai dengan ayat al quran: “Sesungguhnya Al Qur’an ini ad4lah bacaan yang sangat mulia, pad4 kitab yang terpelihara (Lauhmahfuz), tid4k menyentuhnya kecuali hamba-hamba yang disucikan. Diturunkan dari Tuhan semesta alam. Maka apakah k4mu menganggap remeh aja Al Qur’an ini?” (QS. Al-Waqi’ah: 77-81)


Baca Juga: Mengasuh Anak Yatim bis4 Memperluas Pintu Rezeki, Benarkah?

Selain itu terdapat hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, “tid4k boleh menyentuh Al-Qur’an kecuali orang yang suci.”

Hadits ini lemah dengan cara sanad, namun para sahabat Nabi memb3rikan fatwa demikian sebagai penghormatan terhadap Al-Qur’an dan bukti bahwa Al-Qur’an ad4lah kalamullah.

Lalu bagaimana bila membaca Al-Qur’an  dengan memakai tablet atau handphone? Perlukah berwudhu sebelumnya?

Hp dan peralatan semisalnya yang di dalamnya direkam Al-Qur’an tid4k seperti hukumnya mushaf. di karenakan huruf Al-Qur’an yang terdapat di peralatan ini berbeda dengan keberadaan huruf di mushaf.
Maka sifat yang dibacanya tid4k ada, yang ada ad4lah sifat gelombang yang terdiri dari huruf dengan gambarnya k3tika diminta, barulah akan terlihat di layar dan akan hilang k3tika dipindah ke yang lainnya.

Maka dari itu, pendapat yang paling kuat ad4lah dibolehkan menyentuh hp atau kaset yang di dalamnya ada rekaman dan dibolehkan membaca quran darinya, meskipun tanpa berswudhu sebelumnya. 

Bacaan Al-Qur’an dari hp memudahkan untuk wanita haid, dan untuk orang yang kesulitan membawa mushaf bersamanya. Atau di tempat yang sulit untuk berwudhu di karenakan tid4k disyaratkan bersuci dalam menyentuhnya. Wallahualam. Semoga bermanfaat.

sumbr : http://www.wajibbaca.com/2018/01/membaca-al-quran-di-handphone-tanpa.html

Mendoakan Pengantin “Semoga Bahagia dan Banyak Anak” Dilarang Rasulullah, ini Doa yang Tepat, WAJIB BACA


Foto via ruangmuslimah.com


Kenapa dilarang dan tid4k sepatutnya diucapkan?


Bahkan ada yang menyebutkannya haram, namun seperti yang kita tahu kebanyakan orang mendoakan pad4 pengantin baru mengucapkan “semoga bahagia, dan diberi banyak momongan” tapi Rasulullah melarangnya, mengapa?

k3tika menghadiri undangan pernikahan, tentu kita sebagai tamu pasti tak lupa mengucapkan selamat dan memb3rikan doa k3tika bersalaman dengan pasangan pengantin tersebut.

Tak sedikit yang mengatakan “semoga bahagia dan banyak anak yaa”.

Baca juga : Benarkah Suami Berdosa bila tid4k memb3rikan yang Maksimal Untuk Istri Saat Berjima’?

Tahukah and4, bahwa Perkataan-Perkataan tersebut tid4k sepatutnya diucapkan kepada pasangan pengantin baru. Kenapa?

Sebagaimana dikutip dari ruangmuslimah.com, hari itu, Uqail bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu menikah. Di tengah kebahagiaannya, ia merasakan kegundahan saat mendengar tamu mendoakannya dengan mengucapkan

بِالرَّفَاءِ وَ الْبَنِيْن

“Semoga bahagia dan banyak anak”

Tak mau berlarut-larut dalam kegundahan dan demi meluruskan kekeliruan, Uqail pun mengatakan kepada tamu tersebut:


“Janganlah k4mu mendoakan demikian di karenakan Rasulullah telah melarangnya.”


“Lalu, aku wajib mendoakan bagaimana?”


“Ucapkanlah doa yang diajarkan Rasulullah:

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَ بَارَكَ عَلَيْكَ وَ جَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ

“Semoga Allah menganugerahkan barakah kepadamu, semoga Allah juga menganugerahkan barakah atasmu, dan semoga Dia menghimpun kalian berdua dalam kebaikan’”

Mengapa Rasulullah melarang seseorang mendoakan pengantin dengan ucapan “semoga bahagia dan banyak anak”? Wallahu a’lam bish shawab. Hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala yang mengetahui hakikat sejati di balik Embargo ini.

Namun, kita bis4 memetik hikmah sebagaimana dijelaskan Ustadz Muhammad Fauzil Adhim dalam buku Kado Pernikahan untuk Istriku dan ditulis Ustadz Salim A. Fillah dalam buku Bahagianya Merayakan Cinta.

Hukumnya makruh

Para ulama menerangkan bahwa hukum mendoakan pengantin dengan ucapan “semoga bahagia dan banyak anak” ini ad4lah makruh.

Embargo tersebut tid4k serta merta haram di karenakan dalam hadits yang lain Rasulullah membanggakan banyaknya jumlah umatnya dibanding umat nabi-nabi sebelumnya.

Jadi dalam Islam, banyak anak itu bagus. Bahagia dalam pernikahan juga bukan s3buah hal yang dilarang.

Namun, mendoakan pengantin dengan ucapan “semoga bahagia dan banyak anak” bukanlah doa yang tepat.


Baca juga : 3 Ciri Wanita yang Mendatangkan Keberkahan dalam Rumah Tangga Menurut Rasulullah

Elaborasi Ulama Salaf

Menurut sebagian ulama seperti Ibnu Hajar Al Asqalani, Embargo ucapan “bir rafa’ wal baniin” terkait dengan dua hal.

Pertama, di dalam ucapan itu tid4k terkandung nama Allah dan pujian kepada-Nya.

Kedua, di dalamnya terdapat isyarat kebencian kepada anak laki-laki di karenakan dengan cara Eksklusif “al banin” berarti anak laki-laki.

Dan hal itu, ketiga, berarti menyamai orang-orang jahiliyah yang biasa mengucapkan doa ini, sangat menyukai anak laki-laki sekaligus membenci anak perempuan.

Doa yang lebih bagus; barakah

Rasulullah melarang mendoakan pengantin “semoga bahagia dan banyak anak” dan beliau menganjurkan umatnya untuk mendoakan dengan ucapan:

بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَ بَارَكَ عَلَيْكَ وَ جَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ

“Semoga Allah menganugerahkan barakah kepadamu, semoga Allah juga menganugerahkan barakah atasmu, dan semoga Dia menghimpun kalian berdua dalam kebaikan”

Hari-hari setelah pernikahan tid4k selalu merupakan hari yang bahagia.

Orang yang menikah juga belum tentu mempunyai banyak anak.

Maka membayangkan setelah menikah akan selalu bahagia dan mempunyai banyak anak ad4lah hal yang tak sepenuhnya benar, tak spenuhnya bis4 menjadi Fenomena untuk tiap orang.

Sebagaimana fase kehidupan lainnya, hari-hari dalam kehidupan berumah tangga juga diwarnai oleh dua hal: terkadang kita menemukan hal-hal yang kita sukai, terkadang kita menemukan hal yang tid4k kita sukai. 


terkadang kita meng4lami hal-hal yang kita inginkan, terkadang kita meng4lami hal-hal yang tid4k kita inginkan. 


terkadang kita menjumpai perkara dan peristiwa yang membuat hati kita suka, terkadang kita menjumpai perkara dan peristiwa yang membuat hati kita tid4k suka. 


pad4 kedua Hepotenusa itu, kita berharap ada barakah. pad4 kedua Hepotenusa itu, kita mendoakan pasangan suami istri selalu mendapatkan barakah.


Inilah yang kita tangkap dari doa ini. Dan inilah yang jauh lebih bagus daripada “bahagia dan banyak anak.”

Dalam doa yang diajarkan Rasulullah ini, ada Perkataan laka dan ada ‘alaika.

Meskipun sama-sama keberkahan yang diminta, akan tetapi dengan adanya preposisi yang berbeda ini, maknanya menjadi: barakah pad4 hal-hal yang disenangi dan sekaligus barakah pad4 hal-hal yang tid4k disenangi.

Jadi kita mendoakan pengantin muslim senantiasa mendapatkan keberkahan bagus dalam kondisi yang mereka senangi ataupun tid4k mereka senangi.

Misalnya saat mereka diluaskan rezekinya oleh Allah, mereka berada dalam keberkahan dengan sikap syukur dan banyaknya infaq.

Baca juga : Meski Hanya Niat Sekedar Membaca, ini ef3k Fatal karena Ramalan Zodiak

Dan k3tika suatu saat mereka berada dalam keterbatasan ekonomi, mereka juga berada dalam keberkahan dengan sikap sabar dan iffah-nya.

Dengan mendoakan barakah, berarti kita merangkum s3kian banyak kebaikan dalam satu ikatan.

Seperti saat menyuruh seseorang untuk shalat dengan khusyu’, sesungguhnya untuk Bisa mencapai perintah itu wajib thaharah dulu, berwudhu dulu, memenuhi syarat dan rukun shalat.

Demikian pula dengan barakah.

Ada suami istri yang banyak berbahagia di Duni4, akan tetapi di akhirat masuk neraka.

Tentu bukan itu yang kita harapkan terjadi pad4 saudara kita pengantin baru.

Pun ada suami istri yang pernikahannya langgeng dan abadi di Duni4, akan tetapi keduanya masuk neraka.

Seperti Abu Lahab dan istrinya yang di-nash Allah dalam surat Al Lahab.

Tentu pula, bukan seperti ini yang kita harapkan pad4 saudara kita pengantin baru.

Kita mengharapkan mereka memperoleh banyak kebaikan; kendati bahagia dan duka datang silih berganti, dan tak semua pasangan suami istri mempunyai anak yang banyak.

Dan doa yang diajarkan Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam itulah doa yang paling tepat. Wallahua’lam bishowab

sumbr : http://www.wajibbaca.com/2018/01/mendoakan-pengantin-semoga-bahagia-dan.html

Bingung di karenakan Mertua Selalu 1kut Campur Dalam Rumahtangga Kita, Sikap Islami ini bis4 Jadi Solusi, WAJIB BACA


Gambar diolah via dewiarmi.blogspot.com


Mertua oh mertua..

5alah satu permasalahan yang kerap terjadi terhadap pasangan suami istri pad4 kehidupan setelah menikah ad4lah keterlibatan mertua dalam rumah tangga mereka. Hal ini memang sulit dihindari sekalipun memutuskan ngontrak atau membeli rumah sendiri, tapi itu tak menjadi Agunan. Mertua tetap bis4 mengawasi bahkan berusaha selalu terlibat dalam setiap masalah yang terjadi.

Nah, kira-kira bagaimana islam memandang hal tersebut? Sebenarnya bolehkah mertua 1kut campur dalam rumah tangga ataukah tid4k diperbolehkan? Berikut ulasannya.

Sebelum memutuskan boleh atau tidaknya, hendaknya kita mengkaji dulu mengenai masalahnya. Mengapa mertua tersebut 1kut campur?

Apakah untuk kebaikan atau malah berunsur kebencian?

Terkadang keterlibatan mertua dalam rumah tangga bis4 diartikan menjadi nasehat, bisapula sebagai rasa iri. Ini bergantung pad4 presepsi masing-masing.

Apabila mertua 1kut campur dalam hal kebaikan, misalnya:



Gambar via laksani.com

  • Menasehati menantunya mengenai ilmu agama
  • Mengajari car4 memasak atau mengurus anak
  • Menjelasakan mengenai kewajiban suami terhadap istri dalam Islam tanpa menggurui
  • jelaskan peran wanita dalam Islam, fungsi ibu rumah tangga dalam Islam dan kewajiban wanita setelah menikah.
  • Sekedar memb3rikan saran atas masalah yang terjadi, tapi tid4k memaksa serta menjadi tempat keluh kesah

Maka tindakan-tindakan tersebut diperbolehkan. Sebab pasangan yang baru menikah juga belum terlalu mengerti mengenai kehidupan rumah tangga, jadi mereka butuh bimbingan untuk menghindari perceraian.

Sebaliknya, bila mertua 1kut campur dengan cara Lebih.



Gambar via newscorner.id

Misalnya aja setiap hari datang ker rumah anaknya, merasa berkuasa atas anaknya, merendahkan dan menganggap menantunya tid4k becus, atau bahkan selalu terlibat dalam setiap masalah maka itu hukumnya tid4k diperbolehkan.

Ajaran islam setelah menikah


Gambar via dakwahtuna.com


Di dalam ajaran islam, pasangan yang telah menikah lebih dianjurkan untuk tinggal di rumah sendiri guna menghindari konflik dengan mertua.

tid4k apa-apa walau hanya ngontrak rumah kecil, yang terpenting istri tid4k tertekan.

Dengan ngontrak rumah maka pasangan bis4 belajar H1dup Berdikari, berjuang dari awal dengan cara bersama-sama dan menciptakan kehidupan yang islami.

Tapi demikian anak tetap wajib berbakti pad4 orang tua.

Jadi walau telah menikah tid4k boleh melupakan orang tua, kewajiban anak laki-laki terhadap ibunya setelah menikah dan kewajiban anak perempuan terhadap orang tua setelah menikah ad4lah tetap wajib sering mengunjungi dan memperhatikan kedua orang tuanya ataupun mertua.


Batasan Mertua 1kut Campur Dalam Rumah Tangga

Beberapa pendapat mengatakan bahwa tid4k mengapa mertua 1kut campur dalam rumah tangga asalkan itu dalam hal kebaikan.

Apabila mertua memang punya niat bagus, pasti beliau tid4k akan memihak. Entah itu anaknya atau menantu, mana yang benar pasti dibela. Mertua wajib bersikap adil.

Begitupun dengan menantu, hendaknya menyayangi mertua sebagaimana k4sih sayangnya terhadap orang tua. Menyenangkan hati mertua sama halnya dengan membahagiakan suami.

Dan dalam islam, istri yang Bisa membuat suami bahagia maka akan diberikan pahala berlipat ganda. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist shahih:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: “Pernah ditanyakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, siapakah wanita yang paling bagus? Jawab beliau, ‘Yaitu yang paling menyenangkan bila dilihat suaminya, mentaati suami bila diperintah, dan tid4k menyelisihi suami pad4 diri dan hartanya sehingga membuat suami benci.” (HR. An-Nasai)

car4 Menyikapi Mertua yang Selalu 1kut Campur


Sebenanarnya perilaku mertua 1kut campur dalam rumah tangga bukanlah hal baru. Ini sudah sering terjadi dan bis4 dikatakan cukup wajar. Lalu bagaimana sikap kita sebagai menantu untuk menghadapinya? Berikut ini ulasannya!

1. Jangan Dibalas dengan Kejahatan


Apabila mertua mel4kukan hal-hal yang membuat hati kita jadi sakit, misalnya selalu mengeluh terhadap perbuatan kita, memerintahkan ini itu tiada henti, banyak menuntut dan sejenisnya.

Maka jangan dibalas dengan kejahatan juga. Islam memerintahkan ag4r kejahatan dibalas dengan kebaikan.

Mintalah petunjuk kepada Allah ta’ala. Perbanyak berdoa dan and4 bis4 mendiskusikan bagus-bagus dengan suami. Namun apabila sudah tid4k tahan, and4 boleh bercerita kepada orang tua.

2. Tinggal Terpisah


Tinggal di rumah terpisah ad4lah car4 terbaik untuk menghindari konflik dengan mertua.

Setidaknya bila and4 berumah tangga sendiri, kemungkinan mertua 1kut campur lebih minim.

Selain itu, and4 juga lebih bebas mengatur kehidupan and4 sendiri tanpa ada rasa sungkan.

Sekali lagi, tindakan ini bukan berarti memisahkan suami dari orang tuanya. Toh, and4 juga sudah berani meninggalkan rumah. Kalian bis4 mencari kontrakan atau kos-kosan yang letaknya berdekatan dengan orang tua. Jadi bis4 sering-sering berkunjung.

3. Berusaha Memahami Keinginan Mertua


Daripada terus mengeluh atas tindakan mertua, mengapa and4 tid4k mencoba memahami keinginannya?

Cobalah memposisikan diri and4 sebagai anaknya, bayangkan beliau ad4lah orang tua and4.

Dengan begitu akan terjalin ikatan yang kuat dari hati ke hati.

Apabila beliau mel4kukan sedikit kesalahan, misal ucapannya menyakiti hati and4 maka maklumi aja.

Cari tahu apa yang diinginkan beliau. Coba dekati dengan cara perlahan, curi perhatiannya dan berusahalah menjadi pribadi yang ramah.


4. Berbicara dengan Suami


Apabila and4 masih bingung apa yang diinginkan mertua atau mungkin and4 merasa tid4k nyaman, maka cobalah berdiskusi dengan suami.

Ceritakan mengenai apa yang terjadi, perasaan and4, dan apa yang and4 mau. Cobalah membuat keputusan yang adil dan tid4k mendzolimi 5alah satu pihak.

Sebagai suami, tentunya punya tanggung jawab yang besar atas kebahagiaan istri.

Suami wajib bis4 melindungi istrinya sekaligus berbakti pad4 orang tua. Suami juga tid4k boleh memihak. Mana yang benar itulah yang wajib dibela.

5. Mengajak Mertua Sama-Sama Belajar Agama


Tak ada salahnya sesekali mengajak mertua untuk 1kut kajian agama.

and4 bis4 berbicara dengan sopan dan santun.

Bilang aja and4 ingin jalan-jalan bareng selagi ada waktu senggang, aktivitas ini bis4 mendekatkan hubung4n and4 dengan mertua.

Selain itu, dengan belajar ilmu agama maka mertua juga akan lebih mengerti mengenai bersikap sesuai syariat islam. InsyaAllah berkah sebab tujuan and4 juga bagus.

6. Berbicara dengan Orang Tua


Apabila masalah sudah terlalu runyam, dan and4 tid4k mampu menyelesaikannya sendiri.

Sementara suami juga berpihak pad4 mertua, maka tak ada jalan lain kecuali and4 meminta Donasi kepada orang tua.

Saat jelaskan masalahnya kepada orang tua jangan sambil Berongsang, di karenakan itu bis4 menyulut emosi mereka, ujung-ujungnya malah bertengkar.


Jadi lebih bagus ceritakan dengan bagus-bagus, gunakan bahasa yang sopan. Sebisa mungkin cobalah menyelesaikan masalah dengan car4 yang damai.


and4 juga wajib tahu bahwa menikah itu perjuangan dan pengorbanan

tid4k ada pernikahan yang cuma suka-suka aja pastilah ada masalah.

Namun apabila kedua pasangan bis4 tetap berkomitmen, memegang teguh agama dan bersikap saling percaya maka insyaAllah segala permasalahan bis4 dilalui dengan bagus.

Jangan takut menikah sebab menikah itu ibadah.

Selain itu, setiap manusia memang sudah diciptakan berpasangan. Menikah bis4 membuat hati lebih tenang dan menghindarkan dari perbuatan zina. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Quran:


“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara k4mu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. bila mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur: 32).

“untuk kalian Allah menciptakan pasangan-pasangan (istri-istri) dari jenis kalian sendiri, setelah itu dari istri-istri kalian itu Dia ciptakan untuk kalian anak cucu keturunan, dan kepada kalian Dia berikan rezeki yang bagus-bagus.” (Qs. An Nahl: 72).

Nah begitulah Elaborasi seputar pernikahan dan mertua yang 1kut campur dalam rumah tangga dilansir wajibbaca dari berbagai sumber. Wallahu A’lam bishawab

sumbr : http://www.wajibbaca.com/2018/01/bingung-di karenakan-mertua-selalu-1kut.html

4 Hal yang Menjadi Copyright yang wajib Ditunaikan Untuk Saudara Muslim yang Meninggal, WAJIB BACA


gambar sebagai illustrasi

and4 mungkin pernah atau bahkan sering mendengar berita atau melihat sendiri mengenai kematian seseorang yang begitu tiba-tiba sehingga membuat and4 tid4k percaya. 


pad4 saat itu and4 dengan keterkejutannya akan mengatakan, “Yang bener?! Sejam yang lalu barusan telpon saya, kok?


Dalam kitab al-Fiqhul Manhaji Dr. Musthafa Al-Khin menyimpulkan ada 4 (empat) hal yang mesti dilakukan k3tika mendapati seseorang baru aja meninggal Duni4. 

and4 mungkin pernah atau bahkan sering mendengar berita atau melihat sendiri mengenai kematian seseorang yang begitu tiba-tiba sehingga membuat and4 tid4k percaya.

pad4 saat itu and4 dengan keterkejutannya akan mengatakan, “Yang bener?! Sejam yang lalu barusan telpon saya, kok?

Demikianlah, kematian memang bagian dari rahasia Allah yang datang dengan cara tiba-tiba dan tanpa disangka-sangka. Ia bis4 aja menjumpai mereka yang tua dan yang muda, yang sehat dan yang sakit.

tid4k jarang seorang pasien yang divonis dokter umurnya tak akan panjang pad4 kenyataannya ia masih bis4 H1dup dengan sehat hingga berpuluh tahun lamanya.

Sebaliknya tid4k sedikit orang yang benar-benar sehat tanpa penyakit seringan apapun tiba-tiba dikabarkan meningal Duni4 dengan sebab yang sepele, tak disangka-sangka.

Saat kita bersama orang lain kita tid4k pernah tahu siapa yang akan lebih dulu menemui ajalnya. Yang sakit mesti menyiapkan diri, yang sehat tak bis4 berbangga hati. Yang tua telah mendekati masa, yang muda tak mesti panjang umurnya.

Lalu bagaimana apabila dengan cara kebetulan k3tika ada orang yang meninggal Duni4 kita sedang ada di sisinya. Apa yang mesti dilakukan terhadap orang yang baru aja mengembuskan nafas terakhirnya?

Para ulama di dalam berbagai kitab karangannya banyak menuturkan hal ini. Dikutip dari nu.or.id dalam kitab al-Fiqhul Manhaji Dr. Musthafa Al-Khin menyimpulkan ada 4 (empat) hal yang mesti dilakukan k3tika mendapati seseorang baru aja meninggal Duni4. Keempat hal itu ad4lah:

Pertama, memejamkan kedua matanya dan mengikat dagunya dengan serban atau sejenisnya ag4r mulutnya tid4k membuka terus. Mata orang yang meninggal terkadang terbuka di karenakan k3tika ruh dicabut dan keluar dari jasad pandangannya tertuju pad4 keluarnya ruh tersebut.

Ini berdasarkan hadis riwayat Imam Muslim:

دَخَلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى أَبِي سَلَمَةَ وَقَدْ شَقَّ بَصَرُهُ، فَأَغْمَضَهُ ثُمَّ قَالَ إِنَّ الرُّوحَ إِذَا قُبِضَ تَبِعَهُ الْبَصَرُ

Artinya: “Rasulullah masuk menemui Abu Salamah (yang baru meninggal, pen.) dalam keadaan matanya terbelalak, maka beliau memejamkannya, setelah itu beliau bersabda, “Sesungguhnya ruh itu apabila dicabut maka Etos mata akan mengikutinya.”

Kedua, melemaskan persendian-persendiannya dan mengembalikannya ke tempat masing-masing. Melemaskan lengan bawah dengan menekuk dan menjulurkannya ke lengan atas. Demikian pula dengan kedua kakinya.

Ketiga, meletakkan sesuatu yang berat di atas perutnya ag4r tid4k mengembung sehingga tid4k enak dipandang, sebagaimana disunahkan menutup semua badan dengan memakai kain yang tipis.

Keempat, disunahkan melepas semua pakaian yang dikenakan dan meletakkan si mayit di atas ranjang atau tempat lainnya yang lebih tinggi dari tanah. Juga disunahkan menghadapkannya ke arah kiblat seperti pad4 waktu sekarat. Akan lebih bagus apabila yang mel4kukan hal itu ad4lah orang yang paling mengasihinya dari keluarga yang bermahram dengannya

sumbr : http://www.wajibbaca.com/2018/01/4-hal-yang-menjadi-Copyright-yang-wajib.html