k4mu wajib Tahu Pernikahan Seperti ini Ternyata Dilaknat dan Sangat Dibenci Allah – viral

Masih banyak dijumpai, jangan samp4i ketidaktahuan menjerumuskan and4

Masih sering dijumpai pernikahan-pernikahan yang 5alah, dengan niat selain untuk menjalannkan sunnah nabi, masih ada yang dikarenakan beberapa hal dan sebab. Padahal Allah sangat membenci dan melaknat pernikahan seperti ini. di karenakan ketidak tahuan itu jangan samp4i menjerumuskan and4 ke hal yang dilaknat Allahpernikahan kluarga kerajaan sultan brunai1

Pernikahan ad4lah momen sakral dan suci, dimana pad4 momen tersebut dua insan berbeda resmi dipersatukan oleh ijab qibul dan tentu menjadi pasangan yang halal.

Adapun definisi pernikahan ad4lah suatu perintah Allah yang menjadi sunnah nabi SAW, bukan suatu kewajiban namun hal yang demikian merupakan hal yang dianjurkan berkaitan dengan fungsi keberlangsungan dakwah seorang muslim.

Dalam s3buah ayat disebutkan, “Maka k4mu nikahilah wanita yang k4mu sayangi” (QS.An Nisa (4):3).

Siapa yang menikah dengan meluruskan niat hanya di karenakan-Nya dan menapaki sunnah Nabi, akan digolongkan sebagai umat Rasulullah yang berhak mendapatkan syafa’at di akhirat kelak.

Namun, apakah yang ada dibenak and4 bila 5alah satu pernikahan Eksklusif divonis sebagai pernikahan yang dibenci oleh Allah. Pernikahan seperti apa yang dibenci itu?

Sebagaimana dikutip dari ruangmuslimah.com, ada jenis pernikahan yang dilarang bahkan pelakunya diancam oleh Rasulullah SAW. Pernikahan yang diancam oleh Rasulullah ini sebagaimana disebutkan dalam hadits agung riwayat Imam al-Bukhari ra.

1. Pernikahan di karenakan kedudukan

Seseorang/ pasangan muslim yang menikah bukan di karenakan memandang akhlak atau agama calon pasangannya, melainkan di karenakan tingginya kedudukan pangkat dan derajat yang mulia dalam Etos sesama manusia maka ia akan mendapatkan kebalikannya dari Allah SWT yaitu s3buah kerendahan.

Sebagaimana disebutkan bahwa “Siapa aja yang menikahi seorang wanita di karenakan memandang kedudukannya, maka Allah SWT akan menambahkan baginya kerendahan.”

Na’udzubillah… diibaratkan mendapatkan kedudukan mulia di Duni4 namun begitu rendah dihadapan Allah SWT.

2. Pernikahan di karenakan harta benda

Paling sering kita jumpai, memang realistis aja bila mengharapkan kehidupan yang berkecukupan dan serba ada. Namun pernikahan dengan alasan harta maka sejatinya ia menjadi orang miskin yang sesungguhnya.

di karenakan sesungguhnya k3tika seseorang yang miskin lalu ia memutuskan untuk menikah, maka Allah SWT menjanjikannya Harta dan kecukupan di dalam H1dup.

Sementara orang-orang yang menikah hanya di karenakan memandang harta calonnya dengan Asa harta itu kelak menjadi miliknya, maka sesungguhnya ia ad4lah orang yang sangat merugi.

Sebagaimana dikatakan bahwa “Siapa aja yang menikahi seorang wanita di karenakan melihat harta bendanya, maka Allah SWT akan menambahkan baginya kemelaratan.”

Tapi dalam konteks lain seseorang diperbolehkan untuk memilih calon pasangannya dengan melihat harta benda yang dimiliki oleh calonnya tersebut.

Akan akan tetapi, harta benda bukanlah syarat pertama yang wajib dipenuhi melainkan agamanya yang terlebih dahulu.

Seperti yang dialami oleh Fatimah binti Qais yang k3tika itu di lamar oleh dua orang lelaki. Lalu ia pun mendatangi Rasulullah SAW untuk meminta pendapat dari beliau.

Dari Fathimah binti Qais radhiyallahu ‘anha, ia berkata: ‘Aku mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu aku berkata, “Sesungguhnya Abul Jahm dan Mu’awiyah telah melamarku”. Lalu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Adapun Mu’awiyah ad4lah orang fakir, ia tid4k mempunyai harta. Adapun Abul Jahm, ia tid4k pernah meletakkan tongkat dari pundaknya”,” (HR. Bukhari-Muslim).

Dimana dalam hadits ini Rasulullah SAW tid4k merekomendasikan Muawiyah dikarenakan kemiskinannya.

Hal ini menunjukkan bahwa masalah kemampuan dalam memberi nafkah wajib diperhatikan.

Namun apabila calon suami Bisa memb3rikan nafkah yang Bisa menegakkan tulang punggungnya dan keluarganya kelak maka itu sudah mencukupi.

3. Pernikahan di karenakan rupa dan fisik

bila hal yang pertama ad4lah pangkat dan harta maka selanjutnya pernikahan yang dilakukan hanya dikarenakan memandang kecantikan dan Estetika fisik semata.

Bahkan Allah SWT akan menambahkan kehinaan untuk orang-orang yang mel4kukan hal tersebut.

Di dalam Islam dianjurkan untuk memilih pasangan terutama calon istri yang menyenangkan k3tika dipandang.

Namun bukan berarti hal tersebut menjadi syarat utama untuk s3buah pilihan. wajib ada pertimbangan akhlak dan agamanya.

s3buah kisah sahabat Rasulullah, Zaid bin Haritsah meng4lami s3buah kejadian yang tid4k mengenakkan.

Dimana ia menikah dengan Zainab binti Jahsy, seorang wanita terpandang dan cantik. Sementara Zaid ad4lah lelaki biasa yang bahkan tid4k tampan. Alhasil pernikahan antara keduanya pun tid4k berlangsung lama.

Meski demikian Rasulullah SAW memperbolehkan umatnya untuk menjadikan faktor fisik sebagai 5alah satu kriteria dalam memilih calon pasangan.
Sebab paras yang cantik atau tampan merupakan 5alah satu faktor yang Bisa menyebabkan kebahagiaan keluarga dan membangun keharmonisan pasangan.

Sebagaimana firman Allah SWT bahwa, “Dan di antara T4nda kekuasaan Allah ialah Ia menciptakan bagimu istri-istri dari jenismu sendiri ag4r k4mu merasa tenteram denganya.” (QS. Ar Ruum: 21).

Maka demikianlah jenis-jenis pernikahan yang dibenci oleh Allah. Hendaknya kita berusaha menjauhkan diri dari hal-hal tersebut

 

Sumber/foto/artikelasal:Wajibbaca.com

loading…

sumbr : http://postshare.co.id/archives/110357

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *